Kalimantan Barat

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu, Ganja Dan Ekstasi.

122
×

Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalbar Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu, Ganja Dan Ekstasi.

Sebarkan artikel ini

 

Pontianak – Kalimantan Barat – Dutacyber. Com- Sebanyak 1.019,38 gram narkotika jenis Shabu di musnahkan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Barat, bukti sitaan dari Hasil Tindak Pidana Narkotika tanggal 21 Januari 2024 sd 26 Februari 2024.

Barang Bukti lainnya sebanyak 1.861,5 gram Ganja dan 3,26 gram (Butir) Ekstasi dari 3 Kasus Tindak Pidana berbeda dengan ditetapkan 3 orang tersangka, Kerja sama pengungkapan kasus Narkotika tersebut hasil kerja sama Polda Kalbar dan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai bagian Barat.

*Kronologi Kasus Pertama*

Berdasarkan Informasi yang di peroleh tim Bea Dan Cukai Pontianak tentang adanya pengiriman paket yang di duga kuat Narkotika Jenis Ganja dari Medan (Sumatera Utara) ke Pontianak melalui Jasa Ekspedisi, maka tim Pemberantasan BNNP Kalbar bersama anggota Bea Dan Cukai Pontianak melakukan Koordinasi ke Kantor Jasa Ekspedisi terkait.

Minggu 21 Januari 2024 tim melaksanakan Rangkaian Penyelidikan berdasarkan Informasi yang di peroleh dari tim analis maupun lapangan, setelah 3 hari tidak ada pengambilan paket, sesuai SOP Jasa Ekspedisi Barang Bukti (BB) diserahkan ke BNN untuk di proses (Barang Bukti Ganja dengan Berat Netto 1.861,5 gram).

*Kronologi Kasus Kedua*

Tim pemberantasan dan Intelijen BNNP Kalbar, Ditresnarkoba Polda Kalbar dan Bea Cukai Kalbar mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang akan melakukan transaksi Narkotika Jenis Shabu di Wilayah Kota Pontianak.

Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kalbar beserta anggota Pemberantasan BNNP Kalbar bersama anggota Bea Dan Cukai Kalbar dan personil Ditresnarkoba Polda Kalbar melaksanakan penyelidikan.

Tepatnya Sabtu 17 Januari 2024 pukul 10.45 wib, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki 33 tahun inisial S.F warga kelurahan Tambelan Sampit, Kecamatan Pontianak Timur, kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tersangka S.F dan ditemukan 1(satu) Kantong Plastik warna hitam dengan berisikan 10 (sepuluh) bungkus plastik Klip Transparan diduga berisikan Narkotika Jenis Shabu Netto seberat 997,9 gram disimpan di dalam Jok Motor Merk Honda Scoopy Warna Hijau

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti diamankan di Kantor BNNP Kalbar guna proses lebih lanjut dan adapun pasal yang di tetapkan, pasal 114 (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau penjara seumur hidup atau pidana mati.

*Kronologi Kasus Ketiga*

Tim pemberantasan dan Intelijen BNNP Kalbar mendapatkan Informasi dari masyarakat, bahwa ada seseorang dari Kabupaten Ketapang akan melakukan transaksi Narkotika di Kota Pontianak, Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kalbar beserta tim Bidang Pemberantasan BNNP Kalbar bersama sama personil Kanwil Bea Dan Cukai Kepala bagian barat melaksanakan penyelidikan.

Tepatnya Senin 26 Februari 2024 sekira pukul 13.45 wib, tim berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan (ibu rumah tangga) 45 tahun, Inisial S.S warga Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang dan seorang laki-laki 29 tahun warga Desa Anjungan, Kabupaten Mempawah Inisial N.N.

Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap tersangka S.S dan ditemukan 1 (satu) Buah Dompet berisikan 1 (satu) kantong plastik Klip Transparan ukuran kecil diduga berisikan Narkotika Jenis Shabu dan 2(dua) bungkus plastik Klip Transparan ukuran kecil diduga narkotika jenis Ekstasi dengan jumlah total 12(dua belas) butir.

Selanjutnya tersangka beserta barang bukti yang di temukan di amankan di Kantor BNNP Kalbar guna proses lebih lanjut, adapun pasal yang di duga dilanggar yaitu pasal 114 (2) jo pasal 132 (1) atau pasal 112 (2) Jo pasal 132 (1) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun atau penjara seumur hidup atau pidana mati.

Berdasarkan Barang Bukti hasil sitaan BNNP Kalbar berhasil menyelamatkan total masyarakat Kalbar sebanyak 19.566 orang dari penyalahgunaan narkotika dengan rincian.

Jumlah total barang bukti Shabu 1.024,58 gram maka estimasi masyarakat yang terselamatkan sekitar 10.246 orang dari penyalahgunaan Narkotika

Adapun barang bukti narkotika jenis ganja 1.861,5 gram maka estimasi masyarakat yang terselamatkan sekitar 9.308 jiwa. ( Novi/ Hms)