Kalimantan Barat

H. Burhanudin Ahad Kembali Pimpin KKSS Kalbar 2024-2029, 3 Ormas Bugis Kalbar Angkat Kaki Dari KKSS

45
×

H. Burhanudin Ahad Kembali Pimpin KKSS Kalbar 2024-2029, 3 Ormas Bugis Kalbar Angkat Kaki Dari KKSS

Sebarkan artikel ini

Kalbar – duta Cyber.com – H. Burhanudin Ahad kembali pimpin KKSS Kalbar 2024-2029 dalam musyawarah wilayah provinsi Kalimantan Barat di aula Baruga Ogi di jalan Sungai Raya dalam Kabupaten Kubu Raya 11 Mai 2024.

Rangkaian kegiatan Muswil BPW KKSS Kalbar dimulai dari halal Bihalal pengurus BPW KKSS Kalbar bersama BPD KKSS Kabupaten/Kota SeKalbar dan masyarakat Kalbar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya.

Dihadiri langsung oleh Ketua Umum BPP KKSS beserta rombongan, Sekda Kubu Raya, PJ Gubernur Kalbar diwakili, Pangdam diwakili, Danlanud diwakili, Danlanal diwakili Tokoh Lintas Etnis Perkumpulan Merah Putih Kalbar.

Setelah proses halal bihalal dilanjutkan muswil di Baruga Ogi di Sungai Raya Dalam, terpantau oleh awak media saat muswil di buka dan diawali sidang sidang banyak intrupsi dari peserta dan peninjau.

Intrupsi pertama datang dari Ketua Umum Pemuda Bugis Kalbar Yaitu Andi Tendri Sangka dimana 3 periode muswil sebelumnya Pemuda Bugis Kalbar memiliki hak Suara dalam muswil namun berbeda dengan muswil kali ini, Pemuda Bugis Kalbar tidak diberikan hak pilihnya oleh panitia.

Andi Tenri Sangka menyayangkan hal tersebut dan menyatakan sikap keluar dari pilar KKSS, karna H. Burhanudin dan panitia muswil telah mengingkari dan mengkebiri hak suara Pemuda Bugis Kalbar di muswil.

Intrupsi selanjutnya datang dari Syafarahman Ketua Umum Laskar Bugis Makassar Nusantara dimana banyak hal kejanggalan yang di lakukan oleh panitia dan terkesan tidak netral dan diduga telah melakukan pengkondisian untuk mengantarkan H. Burhanudin Ahad kembali menjadi ketua terbukti dari persidangan dimana beberapa ormas yang bernuansa Sulawesi Selatan tak di akomodir hak suaranya tak seperti muswil muswil sebelumnya.

Syafarahman merasa kecewa dengan pengurus KKSS Kalbar dikarenakan saat muswil 2019 Laskar Bugis Makassar Nusantara diminta untuk bergabung di KKSS namun pada muswil malam ini tidak diberikan hak suara, berbeda dengan organisasi yang ada di Sulsel baru terbentuk satu bulan saja sudah diberikan hak suara.

Dalam intrupsinya Syafarahman sempat meminta muswil di tunda karna ketidak Adilan yang dilakukan oleh panitia muswil, kita ini menjujung Sirina pacce kita Bugis dikalbar tidak dihargai KKSS yang berada di Kalbar beberapa ormas yang berbau Sulsel tak diberikan ruang oleh KKSS, ini sama saja menginjak injak Marwah Bugis Kalbar.

Selain dari itu banyak temuan mal administrasi yang dilakukan oleh H. Burhanudin Ahad saat menjalankan roda organisasi banyak SK yang ditanda tangani Ketua dan wakil sekretaris, padahal secara aturan organisasi yang berhak menandatangani SK adalah ketua bersama Sekretaris bukan Ketua bersama Wakil Sekretaris.

KKSS ini milik orang berketurunan Sulawesi Selatan bukan milik H. Burhanudin Ahad, kesalnya.
Tanpa ada solusi dari intrupsi panitia tetap menjalankan muswil dengan berbagai persaratan yang memberatkan dan tidak terdapat secara implisit di dalam Ad/art salah satunya adalah syarat infak 10 juta dan dukungan 3 rekomendasi dukungan Bacalon.

Tampak keanehan tatip dan persyaratan Bacalon ditetapkan pada malam muswil namun H. Burhanudin Ahad sudah melengkapi seluruh persaratan bacalon sebelum muswil dimulai, begitu juga tempat muswil diadakan di Baruga Ogi milik pribadi H. Burhanudin Ahad.

Dari kesimpulan tersebut tampak ada proses yang janggal baik tingkat kenetralan panitia hingga pengkondisian untuk memuluskan Aklamasi terhadap H. Burhanudin Ahad.

Dengan hiruk pikuk muswil pun tetap di jalankan oleh pimpinan sidang dengan 3 pasang calon yaitu H. Burhanudin Ahad, Firdaus Putra S.Pdi.MH., Dr. Toasin Asha.

Dalam perjalanan muswil Firdaus Putra mengundurkan diri dan menyatakan sikap mengalihkan dukungan kepada Dr. Toasin Asha, namun saat voting H. Burhanudin Ahad memenangkan 14 suara dan Dr. Toasin Asha 5 suara.
Setelah muswil selesai setidak nya dari buruknya proses muswil KKSS Kalbar berdampak pada mundurnya 3 organisasi Bugis dari KKSS Kalbar yaitu Forum Komunikasi Bugis Indonesia yang diketuai Burhanudin Abdullah SH., Pemuda Bugis Kalbar yang diketuai Oleh Andi Tenri Sangka, serta Laskar Bugis Makassar Nusantara yang di ketuai oleh Syafarahman.

( Novi)