
Bupati Sintang juga berharap Forum DAS dapat menyusun program kerja yang terukur, realistis, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun lingkungan hidup. Ia menilai keberhasilan pengelolaan DAS harus ditopang oleh perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan di lapangan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan data, pemetaan, dan kajian ilmiah dalam mendukung perencanaan pengelolaan DAS. Dengan demikian, kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran serta menjamin keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.
Gregorius Herkulanus Bala menjelaskan bahwa keberadaan DAS memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Ia berharap Forum DAS dapat membantu pemerintah daerah mewujudkan tujuan pembangunan Kabupaten Sintang sebagaimana yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, DAS Sungai Kapuas tidak berdiri sendiri, melainkan didukung oleh ribuan sungai kecil yang berfungsi sebagai penyangga serta hamparan rawa yang menjadi tempat penampungan air. Namun, kondisi tersebut saat ini mulai mengalami penurunan akibat berbagai tekanan terhadap lingkungan.
Ia mengingatkan bahwa alam sesungguhnya telah diciptakan secara sistematis dan saling mendukung. Sungai, rawa, dan ekosistem lainnya tidak hanya menjadi habitat berbagai jenis ikan, tetapi juga berfungsi sebagai infrastruktur alami yang mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dari hulu hingga hilir.

Bupati Sintang menyadari bahwa upaya yang dilakukan saat ini mungkin tidak mampu mengembalikan kondisi lingkungan seperti semula. Namun demikian, ia menegaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan melalui Forum DAS setidaknya dapat mencegah kerusakan yang lebih parah dan menjaga agar kekayaan alam yang ada tidak semakin sirna.





Leave a Reply