
Sintang – Dutacyber.com , Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala secara resmi mengukuhkan Pengurus Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Kabupaten Sintang Periode 2025–2029 di Pendopo Bupati Sintang, Rabu (3/6/2026).
Pengukuhan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan sumber daya air di Kabupaten Sintang.
Forum DAS Kabupaten Sintang terdiri dari unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, akademisi, serta perwakilan organisasi non-pemerintah atau lembaga swadaya masyarakat (LSM). Keberagaman unsur dalam forum ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu.
Di hadapan para pengurus yang baru dikukuhkan, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menegaskan bahwa Forum DAS harus menjadi ruang kolaborasi yang aktif dan produktif, bukan sekadar wadah administratif maupun kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, forum tersebut harus mampu melahirkan berbagai gagasan, rekomendasi, dan langkah nyata dalam pengelolaan DAS di Kabupaten Sintang. Ia juga meminta seluruh anggota forum membangun sinergi lintas sektor dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat adat, hingga komunitas lokal.

“Pengelolaan DAS harus dilakukan secara bersama-sama karena manfaat dan dampaknya dirasakan oleh seluruh masyarakat. Forum DAS harus mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan masukan kebijakan, melakukan inovasi lingkungan, serta mendorong gerakan rehabilitasi dan konservasi secara berkelanjutan,” pesan Gregorius Herkulanus Bala.
Bupati Sintang juga berharap Forum DAS dapat menyusun program kerja yang terukur, realistis, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat maupun lingkungan hidup. Ia menilai keberhasilan pengelolaan DAS harus ditopang oleh perencanaan yang matang dan berbasis kebutuhan di lapangan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan data, pemetaan, dan kajian ilmiah dalam mendukung perencanaan pengelolaan DAS. Dengan demikian, kebijakan yang diambil dapat tepat sasaran serta menjamin keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.
Gregorius Herkulanus Bala menjelaskan bahwa keberadaan DAS memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah. Ia berharap Forum DAS dapat membantu pemerintah daerah mewujudkan tujuan pembangunan Kabupaten Sintang sebagaimana yang telah tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, DAS Sungai Kapuas tidak berdiri sendiri, melainkan didukung oleh ribuan sungai kecil yang berfungsi sebagai penyangga serta hamparan rawa yang menjadi tempat penampungan air. Namun, kondisi tersebut saat ini mulai mengalami penurunan akibat berbagai tekanan terhadap lingkungan.
Ia mengingatkan bahwa alam sesungguhnya telah diciptakan secara sistematis dan saling mendukung. Sungai, rawa, dan ekosistem lainnya tidak hanya menjadi habitat berbagai jenis ikan, tetapi juga berfungsi sebagai infrastruktur alami yang mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dari hulu hingga hilir.
Bupati Sintang menyadari bahwa upaya yang dilakukan saat ini mungkin tidak mampu mengembalikan kondisi lingkungan seperti semula. Namun demikian, ia menegaskan bahwa langkah-langkah yang dilakukan melalui Forum DAS setidaknya dapat mencegah kerusakan yang lebih parah dan menjaga agar kekayaan alam yang ada tidak semakin sirna.
Menutup sambutannya, Gregorius Herkulanus Bala mengajak seluruh anggota Forum DAS untuk memiliki semangat yang sama dalam menjaga lingkungan.
Ia menegaskan bahwa lingkungan yang baik harus diwariskan kepada generasi mendatang sebagaimana masyarakat saat ini menikmati warisan alam dari para leluhur.
“Pengelolaan DAS bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama demi masa depan anak cucu kita dan keberlanjutan lingkungan hidup di Kabupaten Sintang,” tutupnya.





Leave a Reply