Dutacyber.com – Polres Melawi memastikan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait kemunculan sosok pocong jadi-jadian di kawasan BTN RSUD Melawi, Desa Kelakik, Kecamatan Nanga Pinoh, merupakan berita bohong atau hoaks. Kepastian tersebut disampaikan setelah pihak kepolisian melakukan penelusuran dan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang terkait dengan unggahan tersebut.

Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Kasubsi Penmas Humas Polres Melawi Aipda Arbain, S.H., menegaskan bahwa informasi yang viral di masyarakat itu tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta sebagaimana yang disampaikan dalam narasi unggahan.

Menurut Aipda Arbain, Polres Melawi telah memanggil saudara LK yang diketahui sebagai pengedit foto sekaligus pihak yang mengunggah konten tersebut ke media sosial. Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari saudara BY yang merupakan korban editan foto.

Proses klarifikasi dilakukan di Polres Melawi dengan disaksikan oleh kedua orang tua pihak yang terlibat, Kepala Dusun Sepan, Ketua RT setempat, serta Aipda Herlan Marjan. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh fakta dapat terungkap secara objektif dan transparan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa peristiwa bermula pada 31 Mei 2026 saat LK memotret BY menggunakan telepon genggam miliknya. Pada saat itu, BY sedang memegang stik biliar dan mengenakan pakaian berwarna hitam.

Setelah foto diambil, LK kemudian mengedit gambar tersebut menggunakan aplikasi pengolah foto. Dalam proses editing, pakaian yang dikenakan BY diubah menyerupai kain pocong berwarna putih dan ditambahkan gambar senjata tajam untuk memperkuat kesan menyeramkan.