
Dutacyber.com
SAMBAS — Kualitas pekerjaan pada proyek Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek (Kebun Jeruk), Kabupaten Sambas, menjadi sorotan.
Di tengah pelaksanaan proyek yang masih berlangsung terdapat sejumlah pekerjaan konstruksi yang perlu mendapat perhatian, termasuk dua titik pasangan batu yang sebelumnya dibongkar dan dipasang kembali.
Proyek tersebut diketahui masih dalam tahap pengerjaan, sementara masa pelaksanaan dijadwalkan berakhir pada akhir Agustus 2026.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai mutu pekerjaan dan pengendalian kualitas konstruksi di lapangan.

Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, aktivitas pekerjaan masih berlangsung. Sejumlah pekerja terlihat melakukan penyelesaian pada beberapa bagian konstruksi, sementara bagian lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Perhatian terutama tertuju pada dua titik pasangan batu yang sebelumnya sempat dibongkar dan kemudian dipasang kembali. Kondisi tersebut menjadi sorotan karena menyangkut kualitas dan ketepatan pelaksanaan konstruksi.
Seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi mengatakan, sebelumnya terdapat bagian pekerjaan yang sempat mengalami kerusakan dan kemudian dilakukan perbaikan.
“Di sebelah sana sempat roboh, di sini juga satu kali. Jadi ada dua titik yang ambruk, kemudian diperbaiki oleh pihak pelaksana,” ujar warga tersebut. Atas permintaannya, identitas warga tidak dipublikasikan.
Warga tersebut juga menilai hasil pekerjaan yang terlihat di lapangan masih perlu mendapat perhatian dari pihak terkait.





Leave a Reply