
Dutacyber.com
Kapuas Hulu – Klarifikasi yang disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu, Serli, terkait polemik proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi perbincangan di media sosial belum sepenuhnya meredam sorotan publik terhadap kegiatan tersebut.
Sejumlah masyarakat dan pemerhati kebijakan publik kini mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu untuk membuka secara transparan data realisasi proyek PJU yang telah dilaksanakan.
Data yang diminta meliputi lokasi pemasangan, jumlah unit yang terpasang, nilai pekerjaan, spesifikasi barang yang digunakan, hingga hasil pengawasan yang pernah dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Kapuas Hulu.
Sebelumnya, Serli selaku Pengguna Anggaran (PA) menjelaskan bahwa sebagian data yang beredar di media sosial merupakan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) yang tidak seluruhnya direalisasikan karena adanya perubahan anggaran pada tahun berjalan.

Menurutnya, sejumlah usulan kegiatan yang berasal dari pokok-pokok pikiran dewan harus ditarik kembali karena keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Kondisi tersebut menyebabkan tidak semua rencana kegiatan yang tercantum dalam dokumen awal dapat dilaksanakan.
Meski demikian, penjelasan tersebut dinilai belum menjawab seluruh pertanyaan yang berkembang di tengah masyarakat. Publik masih mempertanyakan kegiatan mana saja yang benar-benar direalisasikan menggunakan anggaran daerah serta bagaimana pelaksanaannya di lapangan.
Selain realisasi anggaran, perhatian masyarakat juga tertuju pada pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam pelaksanaan proyek PJU tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat sejumlah pejabat yang memiliki peran berbeda sesuai tugas dan fungsinya dalam kegiatan tersebut.
Mereka antara lain Serli sebagai Pengguna Anggaran (PA), Dedi sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Alfian sebagai Pejabat Pengadaan, dan Piter Billin sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).
Masyarakat meminta penjelasan secara terbuka mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing pihak dalam setiap tahapan pelaksanaan proyek.
Sorotan juga mengarah pada aspek kualitas pekerjaan. Sejumlah pihak mempertanyakan kesesuaian volume pekerjaan di lapangan dengan dokumen pelaksanaan kegiatan yang telah ditetapkan.
Tidak hanya itu, mutu lampu dan berbagai komponen pendukung yang digunakan dalam proyek PJU turut menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap adanya penjelasan resmi terkait spesifikasi teknis barang yang dipasang guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa Inspektorat Kabupaten Kapuas Hulu pernah melakukan audit dan pengawasan terhadap sejumlah pekerjaan PJU.
Hasil pemeriksaan tersebut disebut menghasilkan beberapa catatan dan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti.
Kepala Inspektorat Kabupaten Kapuas Hulu, Bung Tomo, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pekerjaan PJU tersebut pernah menjadi objek audit Inspektorat. Menurutnya, dalam proses pemeriksaan ditemukan sejumlah temuan yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
“Pekerjaan itu sudah diaudit. Memang ada temuan, dan ada juga yang sudah mengembalikan uang sesuai hasil pemeriksaan,” ujar Bung Tomo.
Pernyataan tersebut semakin memunculkan desakan agar hasil audit maupun rekomendasi Inspektorat yang berkaitan dengan proyek PJU dapat dibuka secara transparan kepada publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sejumlah warga menilai keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat sekaligus memberikan kepastian mengenai pelaksanaan proyek yang menggunakan anggaran daerah bernilai miliaran rupiah.
“Kalau memang seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai ketentuan, maka keterbukaan data akan menjadi jawaban atas berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat.
Transparansi penting untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar seorang pemerhati kebijakan publik yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Masyarakat berharap Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu dapat mempublikasikan data lengkap realisasi proyek PJU, termasuk titik pemasangan, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, dokumen pelaksanaan kegiatan, serta hasil pengawasan atau audit yang pernah dilakukan oleh Inspektorat maupun instansi terkait lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan lebih lanjut mengenai rincian hasil audit, besaran nilai temuan, maupun bentuk pengembalian yang disebutkan oleh pihak Inspektorat.





Leave a Reply