Dutacyber.com

SANGGAU — Aktivitas penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 64.785.15, Desa Balai Belungai, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, kembali menjadi sorotan. Pada Sabtu, 19 September 2026, sejumlah jeriken dan drum dilaporkan terlihat mengantre untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan dan ketepatan sasaran penyaluran BBM bersubsidi di SPBU tersebut.

Dugaan adanya pembelian BBM subsidi dalam jumlah besar menggunakan wadah jeriken dan drum juga dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak berwenang.

Berdasarkan informasi dan dokumentasi yang diterima media, aktivitas pengisian menggunakan jeriken dan drum tersebut disebut terjadi pada saat penyaluran BBM jenis Pertalite dan Bio Solar.

Namun, perlu dipastikan lebih lanjut apakah seluruh aktivitas tersebut telah memenuhi ketentuan penyaluran BBM bersubsidi yang berlaku.

Sorotan publik semakin menguat karena SPBU 64.785.15 sebelumnya juga pernah mendapat perhatian dalam pemberitaan terkait persoalan distribusi BBM. Padahal, pada 30 Juli 2026, Polsek Toba melakukan monitoring langsung terhadap ketersediaan stok, antrean kendaraan, pelayanan pengisian, serta koordinasi dengan penanggung jawab SPBU tersebut.

Dalam perkembangan terbaru, persoalan distribusi BBM di Kabupaten Sanggau memang tengah menjadi perhatian pemerintah daerah.

Pemkab Sanggau pada 15 September 2026 menggelar rapat koordinasi bersama Pertamina, Forkopimda, pengelola SPBU dan OPD terkait.